Tips Cara Cepat Main SIM CITY BUILD IT Tanpa Menggunakan Uang

Sim City Build It - PenulisHidupku.Com - 1

Bagi yang bercita – cita ingin menjadi seorang gubernur macam bapak Ahok atau ibu Risma, sekarang bisa mulai latihan dengan bermain game Sim City Build It yang bisa diakses melalui perangkat IOS maupun Android. Saya baru memainkan game ini selama 3 hari, gara – gara disarankan oleh adik. Namun ternyata saya cukup berbakat untuk main game seperti ini dan cepat sekali naik levelnya hehehe.

Nanti akan saya bagikan tips cara cepat main game ini tanpa harus mengeluarkan uang apa pun. Saya akan menulis di blog ini beberapa hari ke depan. So stay tuned yah.


Untuk memberikan komentar, kritik, maupun saran atas tulisan ini silahkan klik DI SINI.

Jika saudara diberkati dengan tulisan ini, mohon dibantu untuk membagikannya kepada orang lain dengan cara mengklik FACEBOOK, TWITTER, atau media lainnya di bawah ini.

Tips Cara Cepat Main Super Saga Dragon Ball Tanpa Menggunakan Uang

Super Saga Dragon Ball - PenulisHidupku.Com - 1Ada kabar gembira bagi para penggemar komik Dragon Ball. Kini telah hadir game baru di bernama Super Saga, yang berisi karakter – karakter ciptaan Akira Toriyama. Dari segi game play, mirip dengan mafia wars, namun game ini termasuk ke dalam kategori card games, dimana pemain bisa mengkoleksi kartu dari para tokoh cerita Dragon Ball dan bisa mengadunya dengan pemain lain. Selain itu game ini juga memiliki segudang event menarik setiap harinya. Dipastikan akan membuat para pemain ketagihan.

Saya sudah main hampir 3 minggu, dan meskipun tidak terlalu aktif saya sudah berhasil mencapai level 60 an. Dan di dalam server saya termasuk dalam 20 besar pemain terkuat. Dalam tulisan ini akan saya bagikan tips dan trik-nya agar bisa cepat naik level dan memiliki kartu yang hebat TANPA MENGELUARKAN UANG.

Silahkan kunjungi blog ini kembali. Saya akan mulai menulis tipsnya untuk Super Saga Dragon Ball dalam beberapa hari ke depan.


Untuk memberikan komentar, kritik, maupun saran atas tulisan ini silahkan klik DI SINI.

Jika saudara diberkati dengan tulisan ini, mohon dibantu untuk membagikannya kepada orang lain dengan cara mengklik FACEBOOK, TWITTER, atau media lainnya di bawah ini.

Sebuah Undangan Istimewa

Kartu Undangan - PenulisHidupku.Com - 1

Suatu waktu pernah saya mengundang seorang pengusaha kaya ke dalam suatu persekutuan rohani, yang kebetulan diadakan di sebuah restoran yang sederhana. Pertemuan berjalan dengan lancar, tetapi pengusaha yang sama menolak untuk datang kembali ke persekutuan itu minggu berikutnya. Seorang saudara seiman memberikan masukan kepada saya bahwa sang pengusaha tersebut merasa tidak nyaman berkumpul di restoran yang sederhana. Bagi saya mungkin tempat tersebut sudah cukup baik, tetapi bagi pengusaha kaya tersebut, rumah makan itu tidak selevel dengan kebiasaan dan gaya hidupnya yang boleh dibilang jauh di atas rata – rata.

Di lain waktu saya pun bertemu kembali dengan pengusaha yang sama bersama dengan pengusaha – pengusaha kaya lainnya. Kebetulan mereka dan saya terlibat di dalam suatu kegiatan rohani antar denominasi gereja. Kali ini mereka yang menentukan tempat pertemuan untuk membahas persiapan yang telah kita lakukan. Dipilihlah sebuah restoran yang mahal, dan sesuai dengan harganya memang tempatnya sangat nyaman. Di dalam ruangan VIP tersebut berkumpulah 12 orang pengusaha kaya bersama dengan saya. Sambil berdiskusi kita menikmati cemilan ringan, yang jumlahnya sedikit dan terus terang sama sekali tidak membuat saya kenyang, bahkan nendang di perut saja juga tidak. Tetapi setelah diserahkan bon-nya, jumlah biaya mencapai hampir 10 juta rupiah. Dan anehnya para pengusaha kaya di ruangan itu berebut untuk membayar tagihan yang ada. Minggu depannya tim yang sama berkumpul lagi di restoran mahal yang sama, tanpa ada satu orang pun yang absen.

Dari sana saya belajar bahwa tempat pertemuan sangat berpengaruh terhadap status orang yang kita undang. Suka atau tidak suka, setiap orang memiliki level kepuasan jasmani dan kejiwaan yang berbeda. Semakin tinggi kemampuan ekonomisnya, semakin cenderung orang tersebut menjauhi keramaian dan menikmati lingkungan bernuansa eksklusif. Semakin tinggi statusnya, semakin dibutuhkan tempat pertemuan yang sederajat dengan statusnya. Saya pernah mengundang beberapa orang pekerja bangunan ke sebuah warung tegal (warteg) sederhana untuk makan malam sambil berbincang – bincang dari hati ke hati. Tetapi kalau saya pakai tempat yang sama untuk mengundang presiden Republik Indonesia untuk acara resmi kehormatan, bukankah itu sungguh keterlaluan ?

Contoh yang saya berikan di atas mungkin agak ekstrim. Tetapi di dalam kehidupan ini, kita juga berhadapan dengan seorang pribadi yang sangat penting. Bahkan Dialah yang terpenting di dalam hidup kita, karena semua berasal dari Dia, dan kembali lagi kepadaNya. Tidak ada satu pun yang dapat menandingi bahkan disejajarkan denganNya, bahkan oleh presiden Amerika Serikat sekalipun. Dialah yang kita sebut sebagai TUHAN. Karena statusNya yang menduduki prioritas terpenting, maka sudah layak dan sepantasnyalah jika kita mempersiapkan hanya yang terbaik bagiNya. Kalau hari ini kita memberikan TUHAN sebuah undangan, kira – kira tempat pertemuan apakah yang Dia cari ?

Melalui kitab suci bisa kita tarik kesimpulan bahwa HATI kita adalah tempat pertemuan antara kita dengan Sang Ilahi. KasihNya kepada kita memang tidak bersyarat, bahkan saat kita porak – poranda pun Dia tetap sangat mengasihi kita dengan begitu bergairahnya. Tetapi perlu kita ingat bahwa sekalipun kita sudah menerima Tuhan sebagai juru selamat pribadi kita melalui iman kita kepada anak domba Allah, kisah pribadi kita di dalam buku kehidupan tidaklah berakhir di sana. Tuhan masih ingin membangun kita, memproses kita sehingga bisa berbuah lebat, dan mempersiapkan kita menjadi mempelai yang layak, kudus, dan tidak bercacat cela. Ada tingkatan yang jelas di dalam perjalanan rohani kita, dan mustahil kita bisa mencapai kepada takdir rohani tersebut tanpa mengundang Dia menjadi raja, dan membiarkan Dia bertahta di dalam semua aspek kehidupan kita (rumah tangga, bisnis, pekerjaan, pelayanan, kesehatan, dan lainnya).

Tetapi permasalahannya seringkali kita mengundang Dia ke dalam hati kita dan menjadi raja, tetapi tahta untuk Dia memerintah itu tidak ada. Seringkali kita memaksa penyertaan Dia tetapi kita masih hidup dengan ikatan dosa yang lama semau – maunya kita. Seringkali kita memaksa Tuhan untuk menyesuaikan diriNya dengan lingkungan kumuh di dalam hati kita berdesakan dengan seribu satu hal yang berlabelkan “AKU, AKU, dan AKU”. Seringkali kita juga memaksa Dia memberkati kita dengan caranya kita, dan parahnya dengan tujuan untuk kepuasan serta memuliakan diri kita sendiri. Seringkali kita mengundang meminta perkenanan Dia tetapi apa yang kita utamakan di dalam hati kita justru adalah hal – hal yang tidak berkenan di hatiNya. Seringkali kita meminta Dia memberikan kita madu, tetapi kepadaNya kita memberikan empedu. Dan bisa dituliskan lebih panjang lagi segudang kekurangan manusiawi kita lainnya yang hanya akan membuat kita tertunduk malu tergampar oleh sisi gelap wajah diri di dalam kaca.

Saya berikan lagi sebuah contoh ekstrim. Anggaplah Tuhan sebagai seorang suami, dan kita adalah istriNya. Secara definisi segala sesuatu yang lebih penting daripada Tuhan kita sebut sebagai berhala. Dan anggaplah berhala itu adalah selingkuhan kita. Nah bayangkan baik – baik begini: suatu hari suami kita (Tuhan) datang ke rumah dan mendapatkan kita bersama dengan lelaki lain di kamar tidur. Setelah kepergok begitu dengan beraninya kita berkata kepada sang suami “ampuni aku ya sayang, tapi kalau kamu sayang sama aku kamu harus terima aku apa adanya. kamu harus tetap setia sama aku, terus menafkahi aku, dan biarkan selingkuhanku tinggal bersama dengan kita”. Kalau kita berada di posisi sang suami… dapatkah kita bayangkan perasaannya ? Dan bukankah itu yang pernah kita lakukan kepada Tuhan ketika kita memaksakan hadirat serta penyertaanNya… tetapi kita masih mendua hati bahkan berseribu hati dengan hal – hal lain yang berpotensi melukai hatiNya ?

Itulah sebabNya perkenanan dari Tuhan Allah tidaklah untuk semua orang. Ya Alkitab mencatat itu dengan jelas. Sekalipun pengampunan dan kasihNya adalah untuk semua orang, tetapi penyertaanNya, hadirat kekudusanNya, dan perkenananNya hanya diperuntukan bagi orang – orang yang memiliki sifat hati yang benar. Itulah sebabnya isi hati kita yang terdalam dan karakter kita (respon dari dalam diri kita terhadap situasi kondisi di luar) begitu penting bagiNya. Tuhan tidak bisa menyangkal karakterNya sendiri yang selain maha pengasih juga adalah sumber dari seluruh kebenaran serta keadilan. Bila isi hati kita bertentangan dengan sifat ilahiNya, maka kita tidak bisa memaksa Dia untuk menerima undangan kita untuk masuk dan memerintah di dalam setiap aspek kehidupan kita. Dia tidak bersedia menjadi raja kalau kita sendiri masih suka memberontak.

Di dalam perjalanan rohani kita, setelah kita memperoleh keselamatan melalui iman kepada Tuhan Yesus, ada satu proses kematian yang harus kita alami. Kematian itu adalah kematian dari hidup, kebiasaan, pola pikir, dan dosa yang lama. Dan proses kematian itu menyakitkan. Tetapi kitab suci mencatat bahwa hati yang hancur remuk penuh penyesalan tidak akan Dia pandang hina. KasihNya lebih dari cukup bagi kita ketika kita BERTOBAT dan mengarahkan hati kita kembali kepadaNya. Ketika semua aspek kehidupan kita kembali terfokus kepadaNya, itulah persembahan yang paling Dia sukai yang keharumannya membuat hatiNya bergetar. Ketika ada keinginan dari kita untuk hidup sesuai dengan FirmanNya, dan itu menjadi tujuan hidup kita yang terutama, maka RohNya Sang Penolong akan memampukan kita agar kita sungguh – sungguh sempurna sama seperti Dia di dalam kekudusan dan kemuliaanNya.

Yohanes Pembabtis mengatakan “BERTOBATLAH sebab Kerajaan Allah sudah dekat”. Ya… PERTOBATAN MENDAHULUI PENYERTAAN ALLAH. Pertobatan bukanlah suatu deklarasi verbal. Pertobatan adalah perubahan hidup… dan perubahan bukanlah suatu perubahan sampai benar – benar terjadi perubahan. Ukurannya adalah sederhana, yakni perubahan hasil dari pertobatan hanya akan memuliakan nama Tuhan saja. Marilah kita berkaca diri pada hari ini apakah masih ada bagian dari hidup kita yang belum beres. Mungkin ada area dimana kita masih lemah di dalamnya. Mari kita akui di hadapan Tuhan secara terbuka melalui doa, minta belas kasihan serta pengampunan daripadaNya, memohon bantuan Roh Kudus untuk memampukan kita hidup kudus, dan langsung praktek tanpa ditunda – tunda lagi berjalan di dalam terang FirmanNya. Sekalipun kita jatuh lagi dan lagi, teruslah bangkit di dalam kuat kuasaNya. Andalkan serta libatkan Tuhan lebih lagi dengan determinasi yang juga lebih tinggi. Upayakan dan bulatkan tekad sebulat – bulatnya untuk menjadikan perubahan ini sebuah prioritas. Ketika kita lakukan itu semua… maka hati kita akan menjadi tempat kesukaan Allah bukan hanya untuk Dia singgah, melainkan tempat Dia menetap dan bertahta. Sehingga hadirat kita membawa hadiratNya, dan di mana saja kita berada… tempat itu akan menjadi Surga.


Segala hormat dan pujian bagi Allah Bapa, Allah Putra, dan Allah Roh Kudus.
Ditulis oleh Handy Tirta Saputra pada tanggal 26 Desember 2014, 23:06 WIB.
Tidak ada hak cipta, silahkan disebar luaskan untuk hormat dan kemuliaanNya.
Untuk memberikan komentar, kritik, maupun saran atas tulisan ini silahkan klik DI SINI.

Jika saudara diberkati dengan tulisan ini, mohon dibantu untuk membagikannya kepada orang lain dengan cara mengklik FACEBOOK, TWITTER, atau media lainnya di bawah ini.

Diary 26 Desember 2014 – Sudah Mendekati Akhir Tahun Lagi

Meditasi - PenulisHidupku.Com - 1

Sebentar lagi berakhir sudah tahun 2014, dan dalam sekejab mata akan terbuka lembaran tahun yang baru. Buat gua pribadi dua belas bulan terakhir begitu cepat berlalu, dan penuh dengan gejolak. Tidak dipungkiri di dalamnya ada tangis air mata, ketakutan yang mencekam, dan kemarahan yang tidak terkendali. Tetapi di tengah itu semua begitu nyata pula tuntunan dan penyertaan Tuhan yang luar biasa. Kalau bukan karenaNya, mustahil gua bisa bertahan sampai detik ini. Kali ini gua menulis satu alinea bukan untuk membelai jiwa, tetapi untuk mengingatkan diri bahwa Dialah Tuhan yang luar biasa dan satu – satunya alasan mengapa gua ada.


Segala hormat dan pujian bagi Allah Bapa, Allah Putra, dan Allah Roh Kudus.

Untuk memberikan komentar, kritik, maupun saran atas tulisan ini silahkan klik DI SINI.

Jika saudara diberkati dengan tulisan ini, mohon dibantu untuk membagikannya kepada orang lain dengan cara mengklik FACEBOOK, TWITTER, atau media lainnya di bawah ini.